Poem’s


Ketika pendidikan hanya menjadi sebuah komoditi
tak ada bedanya ia dengan barang kebutuhan sehari-hari
orang selalu mencari, dan bahkan rela membayar dengan harga tinggi
karena sang penjual pun tak pernah mau rugi

Ketika pendidikan tak lebih dari sebuah komoditi
ia akan menyerupai sebuah proses produksi
“bawakan kami bahan bakunya, maka akan kami jadikan ia produk yang dicari-cari”
begitu mungkin pikiran mereka,
para guru yang tak lagi mendidik dengan hati nurani

Karena pendidikan sudah menjadi komoditi
kitapun tak tahu mau dijadikan apa anak kita nanti
akan menjadi gurukah?
akan menjadi ilmuwankah?
akan menjadi presidenkah?
atau mungkin hanya akan menjadi kuli?

Ah…semoga ini semua tidak terjadi

Karena aku tak ingin anakku hanya menjadi sebuah komoditi
Karena ku yakin anakku layak menjadi elang,
terbang tinggi, memberi arti pada dunia, dan dalam kehormatan kelak ia akan mati
Karena anakku bukan sekedar ayam,
yang tak mampu terbang, matipun karena disembelih, dan (lagi-lagi) hanya menjadi komoditi

Para guru, kalianlah yang akan memberi arti pada anak kami
tolong…
didik anak kami
karena kalian akan menjadikan mereka “siapa”,
dan bukan menjadikan mereka “apa”

Where can we find happiness? Happiness is not found in a tranquil life free of storms and tempests. Real happiness is found in the struggles we undergo to realize our goals, in our efforts to move forward.

As long as we are alive we will experience sufferings. But that does not mean we have to be unhappy. Unhappiness comes from allowing ourselves to be controlled by life’s ups and downs-from feeling defeated, from losing hope, losing courage, losing the will to advance.

We each move forward secure on our own earth, not the earth of others. Happiness is something we must create for ourselves. No one else can give it to us.

Material wealth does not necessarily make for happiness. Nor does fame. Hope is life’s greatest treasure. A life without hope is bleak and gray. If you have no hope, create some.

Hope transforms pessimism into optimism. Hope is invincible. Hope changes everything. It changes winter into summer, darkness into dawn, descent into ascent, barrenness into creativity, agony into joy. Hope is the sun. It is light. It is passion. It is the fundamental force for life’s blossoming.

It is important to keep the promises made to friends. This is the true meaning of friendship. To become people who can do so, however, we must first learn to keep the promises we have made to ourselves.

If you remain sincere in your interactions with others, you will naturally come to find yourself surrounded by good friends.

Friendship is the most beautiful, most powerful and most valuable treasure in life. It is your true wealth. No matter how much status people may gain or how rich they may become, a life without friends leads to an unbalanced, self-centered existence.

There is no true joy in a life lived closed up in the little shell of the self. When you take one step to reach out to people, when you meet with others and share their thoughts and sufferings, infinite compassion and wisdom well up within your heart. Your life is transformed.

Friendship is tested and proven in adversity. Perhaps only those who have suffered truly demoralizing blows can fully appreciate the beauty of friendship.

Just as a spring breeze awakens tender new shoots of green, sincere encouragement can thaw a frozen heart and instill courage. It is the most powerful means to rejuvenate the human spirit.

“Thank you” is a miraculous expression. We feel good when we say it, and we feel good when we hear it. When we speak or hear the words thank you, the armor falls from our hearts and we communicate on the deepest level.

Friendship is not a matter of the amount of time you spend with someone. Rather, it is a measure of the strength and depth of the spiritual resonance that arises between you.

In Japan, the mountain potatoes known as taros are rough and dirty when harvested, but when they are placed in a basin of running water together and rolled against each other, the skin peels away, leaving the potatoes shining clean and ready for cooking. Similarly, the only way for us to hone and polish our character is through our interactions with others.

Genuine sincerity opens people’s hearts, while manipulation causes them to close.

No matter how much you care, the sentiment alone will not communicate itself. When your feelings are conveyed in words, your voice will have the immense power to move another person’s heart.

The heart of one person moves another’s. … If one’s own heart is closed, then the doors of other people’s hearts will also shut tight. On the other hand, someone who makes all those around him or her into allies, bathing them in the sunlight of spring, will be treasured by all.

It is much more valuable to look for the strengths in others-you gain nothing by criticizing people’s imperfections.

To commiserate with, to feel pity for, another falls short of genuine compassion. Understanding is key. People manage to draw the strength to carry on simply knowing that there is someone out there that understands them unconditionally.

You cannot judge the quality of another’s friendship by superficial appearances, especially when things are going smoothly. It is only when we have experienced the worst, most crushing of times-when we have plumbed the depths of life-that we can experience the joys of genuine friendship. Only a man of principle, a woman of resolve-a person who stays true to their chosen path-can be a trusted and true friend, and have real friends in turn.

People who come to your aid in a time of personal crisis are people of genuine compassion and courage. More often than not, people will try to act as though nothing is wrong. Others are either afraid or refuse to get involved, and quietly drift away.

Our voice resonates with life. Because this is so, it can touch the lives of others. The caring and compassion imbued in your voice finds passage to the listener’s soul, striking his or her heart and causing it to sing out; the human voice summons something profound from deep within, and can even compel a person into action.

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi

Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.

Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”

Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.

Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.

Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.
Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.

Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.

Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !

Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.

Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka

Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.

Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.

Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)



Apabila cinta memanggilmu, ikutlah dengannya, meski jalan yang kalian tempuh terjal dan berliku. Dan pabila sayap-sayapnya merengkuhmu, pasrahlah dan menyerahlah, meskipun pedang yang tersembunyi di balik sayap itu akan melukaimu. Dan jika dia bicara kepadamu, percayalah, walau ucapannya membuyarkan mimpimu, bagai angin utara memporak-porandakan petamanan. Sebagaimana ia memahkotaimu, cinta juga akan menyalibmu. Sebagaimana ia menumbuhkan kuncup dedaunanmu, maka ia juga memotong akar-akarmu.

Sebagaimana ia membumbung, mengecup puncak-puncak ketinggianmu, membelai mesra ranting terlembut yang bergetar dalam cahaya matahari, demikian pula dia menghujam kedasar akarmu, mengguncang-guncangnya dari ikatanmu dengan tanah.

Bagaikan butiran-butiran gandum kalian diraihnya. Ditumbuknya sampai polos telanjang. Kalian akan dilindasnya agar terbebas dari kulit luarmu. Digosoknya, sehingga menjadi putih bersih, diremas-remasnya menjadi bahan yang mudah dibentuk. Dan akhirnya kalian akan dipanggangnya di atas api pensucian, laksana roti yang dipersembahkan pada pesta kudus Tuhan.

Demikianlah sifat cinta kepada diri manusia, supaya kalian pahami rahasia hati, dan kesadaran itu akan menjadikan kalian sebagai hati kehidupan.

Namun jika dalam kecemasan hanya ego dan kesenangan yang kalian cari dalam cinta, maka lebih baik kalian menutup tubuh dan menyingkir dari penempaan, memasuki dunia tanpa musim, dimana kalian dapat tergelak tanpa tawa, dan menangis tanpa air mata.

Cinta takkan memberikan apa-apa pada kalian, kecuali keseluruhan dirinya, dan ia pun tidak mengambil apa-apa dari kalian, kecuali dari dirinya sendiri. Cinta tidak memiliki atau dimiliki, karena cinta telah cukup untuk cinta.

Apabila kalian mencintai, janganlah berkata: “Tuhan ada di dalam hatiku,” tapi sebaliknya kalian merasa: “Aku berada di dalam Tuhan.” Dan juga jangan kalian mengira bahwa klian dapat menentukan arah cinta, karena cinta apabila telah menjatuhkan pilihan pada kalian, dialah yang akan menentukan perjalanan hidup kalian.

Cinta tidak punya hasrat selain mewujudkan maknanya sendiri. Namun jika kalian mencintai disertai dengan berbagai hasrat, maka wujudkanlah dia demikian: meluluhkan diri, mengalir bagaikan anak sungai, yang menyanyikan lagu persembahan malam, mengenali kepedihan kemesraan yang terlalu dalam. Merasakan luka akibat pengertianmu sendiri tentang cinta: Dan meneteskan darah dengan rela dan sukacita. Bangun fajar subuh dengan hati seringan awan, mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan. Istirahat di terik siang merenungkan puncak-puncak getaran cinta, pulang dikala senja dengan syukur penuh di rongga dada – kemudian tidur dengan doa bagi yang tercinta dalam hati, dan sebuah nyanyian puji syukur tersungging senyum di bibir

God is because Truth is.
To forgive and accept injustice is cowardice
There are 2 type of people in this world,
those that take the credit
and those that actually do the work.
Take my advise and follow the latter,
as there is a lot less competition there.”
The things that will destroy us are:
politics without principle;
pleasure without conscience;
wealth without work;
knowledge without character;
business without morality;
science without humanity,
and worship without sacrifice.
There should be no occasion where a woman
considers herself subordinate or inferior to a
man..woman is the companion of man, gifted with
equal mental capacity.
You assist an evil system most effectively
by obeying its orders and decrees. An evil system
never deserves such allegiance. Allegiance to it
means partaking of the evil. A good person will
resist an evil system with his or her whole soul.
I do not want my house to be walled in on
all sides, and my windows to be closed. Instead, I
want the cultures of all lands to be blown about
my house as freely as possible. But I refuse to be
blown off my feet by any.

I have nothing new to teach the world.
Truth and non-violence are as old as the hills.
All I have done is to try experiments in both on
as vast a scale as I could.
Prayer is not asking. It is a longing of
the soul. It is daily admission of one’s
weakness. . . . It is better in prayer to have a
heart without words than words without a heart.
What a man thinks, he becomes
A man is but the product of his thoughts; what he thinks, he becomes.

Conversion is meaningless
For inward satisfaction and growth, people change their religions. I am againts modern methods of conversion that people perform as if doing some business.

Real holy man
A holy man is one who never considers himself superior to any single creature on earth and who had renounced all the pleasures of life.

Simplicity of a leader..
Mahatma gandhi, a leader of India always travelled third-class in a train.
Somebody once asked, “You are a leader of this country, why do you travel third-class?” Mahatma Gandhi’s reply was, “I travel third-class because there is no fouth-class.”

Progress depends an not repeating the past
If we are to make progress, we must not repeat history but make new history.

When we make others happy, we too gain happiness
Happiness, the goal for which we are all striving, is reached by endeavouring to make the lives of others happy.

Man’s greed
The world has enough for everyone’s needs,
but never enough for even one man’s greed.

Do not become a slave to desire
He, who is discontented, however much he possesses, becomes a slave of his desires. All the sages have declared from the housetops that man can be his own worst enemy as well as his best friend. To be free or to be a slave lies in his own hand.

The way that we treat animals measure our greatness
The greatness of a nation and its moral progress can be judged by the way it’s animals are treated.

Women should not mimic men
I do believe that woman will not make her contribution to the world by mimicking or running a race with man. She can run the race, but she will not rise to the great heights she is capable of by mimicking man. She should recognise and develop her own unique qualities.

Woman’s intuition is grave
Woman’s intuition has often proved truer than man’s arrogant assumption of knowledge.

Retaliation is not the solution
The policy of an eye for an eye will make the whole world blind.

Find yourself to lose yourself
The best way to find yourself is to lose yourself in the service of others!

1) Guys may be flirting around all day, but before they go to sleep, they always think about the girl they truly care about….
2) Guys are more emotional than you think, if they loved you at one point, it’ll take them a lot longer then you think to let you go, and it hurts every second that they try.
3) Guys go crazy over a girl’s smile(:
4) A guy who likes you wants to be the only guy you talk to.
5) Giving a guy a hanging message like “You know what?..uh…nevermind..” would make him jump to a conclusion that is far from what you are thinking. And he’ll assume he did something wrong and he’ll obsess about it trying to figure it out.
6) If a guy tells you about his problems, he just needs someone to listen to him. You don’t need to give advice.
7) A usual act that proves that the guy likes you is when he teases you.
8) GUYS LOVE YOU MORE THEN YOU LOVE THEM!!!
9) Guys use words like hot or cute to describe girls. They rarely use beautiful or gorgeous. If a guy uses that, he loves you or likes you a whole heck of a lot.
10)If the guy does something stupid in front of the girl, he will think about it for the next couple days or until the next time he spends time with the girl.
11)If a guy looks unusually calm and laid back, he’s probably faking it and he is really thinking about something.
12) When a guy says he is going crazy about the girl, he really is. Guys rarely say that.
13)When a guy asks you to leave him alone, he’s just actually saying, “Please come and listen to me”.
14)If a guy starts to talk seriously, listen to him. It doesn’t happen that often, so when it does, you know something’s up.
15) When a guy looks at you for longer than a second, he’s definitely thinking something.
16) Guys really think that girls are strange and have unpredictable decisions and are MAD confusing but somehow are drawn even more to them.
17)A guy would give the world to be able to read a girl’s mind for a day.
18)No guy can handle all his problems on his own. He’s just too stubborn to admit it.
19)NOT ALL GUYS ARE RUDE!!!
Just because ONE is RUDE doesnt mean he represents ALL of them.
20)WHEN A GUY SACRIFICES HIS SLEEP AND HEALTH JUST TO TALK TO YOU, HE REALLY LIKES YOU AND WANTS TO BE WITH YOU AS MUCH AS POSSIBLE.
21)Even if you dump a guy months ago and he loved you he probably still does and if he had one wish it would be you to come back into his life.
Everything said in this bulletin is TRUe

Tidak seorangpun dapat kembali ke awal dan
membuat permulaan yang baru,
tetapi…
setiap orang dapat memulai dari sekarang dan
membuat akhir yang baru.

Tuhan tidak menjanjikan hari hari tanpa sakit,
tawa tanpa kesedihan,
matahari tanpa hujan,
tetapi Ia menjanjikan kekuatan untuk hari itu,
penghiburan atas air mata dan cahaya dalam perjalanan.

Kekecewaan adalah seperti lubang di jalan,
yang sedikit memperlambatmu,
tetapi kemudian engkau menikmati jalan yang mulus.

Jangan tinggal di lubang terlalu lama.
Maju terus!
Jika engkau kecewa karena tidak mendapatkan apa yang kau inginkan,
duduklah tegak dan berbahagialah,
karena Tuhan sudah memikirkan sesuatu yang lebih baik untuk diberikan padamu.

Jika sesuatu terjadi padamu, baik ataupun buruk,
pertimbangkan apa artinya.
Ada tujuan pada setiap kejadian dalam hidup,
untuk mengajarkanmu
bagaimana lebih banyak tertawa
atau tidak menangis tersedu sedu.

Engkau tidak bisa membuat seseorang mencintaimu,
yang dapat kau lakukan adalah
menjadi seseorang yang dapat dicintai,
selebihnya terserah pada orang itu untuk menyadari nilaimu.

Adalah lebih baik kehilangan kebanggaan dirimu pada orang yang kau kasihi,
daripada kehilangan orang yang kau kasihi
karena keangkuhan.

Kita menghabiskan terlalu banyak waktu
mencari orang yang tepat untuk dikasihi
atau menemukan kesalahan orang yang kita kasihi,
padahal seharusnya kita menyempurnakan kasih yang kita berikan.

……. Kepada Wanita Cantik ……

Seorang anak laki-laki kecil bertanya
kepada ibunya ‘Mengapa engkau menangis?’

‘Karena aku seorang wanita’, kata
sang ibu kepadanya.

‘Aku
tidak mengerti’, kata anak itu.

Ibunya hanya memeluknya dan berkata,
‘Dan kau tak akan pernah mengerti’

Kemudian anak laki-laki itu bertanya
kepada ayahnya, ‘Mengapa ibu suka menangis
tanpa
alasan?’

‘Semua
wanita menangis tanpa alasan’, hanya itu
yang dapat dikatakan oleh
ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu
tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa,
tetap ingin tahu mengapa wanita
menangis.

Akhirnya
ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya,
‘Tuhan, mengapa wanita begitu mudah
menangis?’

Tuhan berkata:

‘Ketika Aku
menciptakan seorang wanita, ia diharuskan
untuk menjadi seorang yang
istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat
untuk menopang dunia; namun,
harus cukup lembut untuk memberikan
kenyamanan ‘
‘Aku
memberikannya kekuatan dari dalam untuk
mampu melahirkan anak dan menerima
penolakan yang seringkali datang dari
anak-anaknya ‘
‘Aku
memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap
tegar ketika orang-orang lain
menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan
penderitaan dan kelelahan tanpa
mengeluh ‘
‘Aku
memberinya kepekaan untuk mencintai
anak-anaknya dalam setiap keadaan,
bahkan ketika anaknya bersikap sangat
menyakiti hatinya ‘
‘Aku
memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya
dalam kegagalannya dan
melengkapi dengan tulang rusuk suaminya
untuk melindungi hatinya

‘Aku
memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui
bahwa seorang suami yang baik
takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi
kadang menguji kekuatannya dan
ketetapan hatinya untuk berada disisi
suaminya tanpa ragu

‘Dan
akhirnya, Aku memberinya air mata untuk
diteteskan.
Ini adalah
khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia
butuhkan.’

‘Kau tahu:

Kecantikan
seorang wanita bukanlah dari pakaian yang
dikenakannya, sosok yang ia
tampilkan, atau bagaimana ia menyisir
rambutnya.’
‘Kecantikan
seorang wanita harus dilihat dari matanya,
karena itulah pintu hatinya –
tempat dimana cinta itu ada.’

Laman Berikutnya »