Introduction

Nikon D7000 adalah kamera DSLR prosumer baru dengan sensor DXformat 16.2-megapixel. Highlights dari Nikon D7000 ini adalah termasuk kapasitas Video Full HD 1080p dengan full autofocus dan kontrol manual exposure, rentang ISO 100-25600 merupakan yang terluas dari setiap kamera Nikon DX, sistem Matrix Metering terbaru yaitu 3D 2016-pixel, mesin EXPEED 2 image – processing terbaru, 39-point Autofocus dengan sistem pelacakan 3D, 14-bit konversi analog ke digital, 6fps continous shooting, body yang anti debu dan kelembaban yang dibalut magnesium alloy, resolusi ketajaman layar yang mencapai 912k pada pada layar LCD 3 inch, serta slot memori yang dapat menampung 2 kartu sekaligus. Harga kamera ini sekarang sekitar Rp. 11.399.000 body only.

Ease of Use

Kehadiran Nikon D7000 dapat dikatakan berada diantara 2 kamera Nikon lainnya yaitu D90 dan D300s, bukan hanya dalam hal fitur dan fungsinya tetapi juga dalam hal bobotnya. Kamera ini lebih berat daripada D90 dan lebih ringan dari D300s. Pegangan tangan sebelah kanan mempunyai kemiripan dengan D300s yaitu sama-sama berlapis karet chunkier.

Lensa kit 18105mm f/3.5-5.6G ED VR terasa seimbang pada Nikon D7000, meskipun hanya memiliki mount dari plastik. Fasilitas VR (Vibration Reduction) yang disertakan pada lensa ini memiliki nilai keuntungan tersendiri, mengingat Nikon saat ini belum menawarkan fasilitas VR pada bodi kamera-kamera mereka. Lensa ini serbaguna karena rentang fokus yang dihasilkan cukup lebar yaitu antara 18-105mm, sehingga cocok untuk dipakai pada kondisi pemotretan landscape hingga zoom sekalipun.

Shutter release pada Nikon D7000 cukup tenang tanpa menimbulkan kebisingan berarti, dan telah melalui uji coba melampaui 150.000 siklus. Selain itu terdapat juga mode Quiet, yaitu ketika cermin diangkat cukup perlahan untuk mengurangi suara. Hal ini akan sedikit menambah shutter lag meskipun tidak terlalu signifikan. Dalam hal ini pihak Nikon tetap merekomendasikan penggunaan mode Quiet untuk pengambilan moment yang memang membutuhkan suasana yang sangat tenang (pengambilan gambar bayi dalam kondisi tidur) dimana problem shutter delay bukan merupakan masalah yang berarti.

Secara garis besar, keseluruhan fungsi kontrol yang terdapat pada kamera ini sangat mirip dengan pendahulunya yaitu D90. Dengan dua roda kontrol dan tombol khusus untuk mengendalikan sensivitas ISO, white balance, metering dan mode AF. Hanya tombol live view, movie dan lockable drive mode yang memang baru dan belum terdapat pada model D90. Selain itu tombol playback telah berpindah ke sebelah kiri jendela bidik. Peningkatan tampilan ini disesuaikan berdasarkan pengalaman yang telah ada dan telah diterapkan sebelumnya pada model D90.

Nikon D7000 menggunakan baterai ENEL15 baru, MH25 charger dan baterai grip MBD11, yang dapat meningkatkan kapasitas baterai tetapi tidak dapat mempercepat kinerja kamera dengan cara apapun. Kapasitas penyimpanan gambar cukup besar yaitu dengan 2 slot memory card SD / SDHC yang tersimpan dalam sebuah kompartemen yang terdapat di sebelah kanan bodi kamera. Hal ini memungkinkan Anda untuk menggunakan dua kartu secara bersamaan atau ketika kartu pertama penuh maka secara otomatis kartu ke dua akan menyimpan gambar Anda. Fasilitas dual slot memory ini memudahkan penggunaan ketika Anda hendak menyimpan model gambar RAW atau JPEG. Slot pertama dapat digunakan untuk menyimpan gambar berformat RAW dan slot kedua untuk JPEG. Hal ini juga jelas sangat memperluas kapasitas memori secara keseluruhan, dan sangat berguna ketika Anda mengambil banyak gambar dalam waktu singkat.

Nikon D7000 mengikuti model kamera DSLR umumnya, yaitu menempatkan mode dial diatas bagian kamera, yang memungkinkan Anda untuk memilih salah satu dari modus seperti Manual, Aperture Priority, Shutter Priority atau 19 mode scene yang berbeda. Tombol exposure compensation ditempatkan di sebelah tombol shutter release. Penggunannya cukup sederhana, tahan tombol ini dengan telunjuk kanan kemudian putar roda kontrol yang berada di belakang kamera dengan ibu jari Anda untuk menyesuaikan pengaturannya. Sedangkan tombol lain yang letaknya berdekatan dengan tombol ini adalah fungsi metering.

Nikon D7000 memiliki status LCD monokromatik hampir sama dengan D90, sebuah fitur prolevel yang target penggunaannya memang ditujukan bagi pengguna yang pro. Untuk sebagian besar kamera, penggunaan LCD di bagian belakang menampilkan semua menu yang terdapat di dalam kamera, tetapi untuk Nikon D7000 sebagian pengaturan kunci pada kamera ini dapat dilihat pada panel yang lebih kecil yang terletak di atas bodi kamera. Hal ini tentu menghemat pemakaian baterai.

Sensor CMOS 12 megapixel yang terdapat pada D90 telah digantikan oleh sebuah chip berukuran 16.2 megapixel (sensor yang sama seperti yang digunakan pada Sony A55). Sensor ini mampu menampilkan Live View mode, merekam video Full HD dan mengambil gambar 6fps hingga 100 gambar JPEG, terdapat peningkatan dari 4.5fps pada D90. Terdapat pula mode cleaning sensor yang dapat membersihkan partikel debu yang menempel pada sensor melalui getaran frekuensi tinggi. Anda dapat menentukan fasilitas ini melalui Menu setup, apakah Anda ingin proses pembersihan sensor berlangsung ketika shut down, start up atau opsi default kedua-duanya dijalankan. Sensor baru pada kamera ini dilengkapi dengan image processing EXPEED 2 dengan 14-bit A/D Conversion, sehingga dapat menghasilkan warna yang lebih kaya serta menghasilkan kinerja kamera secara lebih cepat.

Nikon D7000 memiliki tampilan LCD dengan resolusi 920.000 pixel dengan ukuran layar 3.0 inch. Layar tersebut bukan hanya berfungsi sebagai navigasi menu dan preview hasil foto saja, tetapi juga berfungsi untuk menampilkan status sekunder dan memberi fasilitas menampilkan sebagian menu bagi pemilik kamera DSLR entry-level yang tidak terbiasa untuk menggunakan fasilitas-fasilitas menu yang terpampang di layar LCD kamera mereka. Layar LCD ini juga dapat menampilkan menu live view baik untuk pengambilan gambar diam maupun video.

Perbedaan yang mendasar antara D90 dengan D7000 adalah cakupan bingkai, dengan cakupan yang hanya sebesar 96% pada D90 dan untuk D7000 dapat mengcover area bidik sebesar 100%. Sementara itu sistem auto focus juga telah ditingkatkan secara signifikan, dengan titik pusat secara permanen ditandai pada layar dan 39 titik fokus lainnya ditandai sebagai kotak-kotak merah. Terdapat pula 3 tanda peringatan, yang dapat mengingatkan Anda ketika Anda berada dalam mode pengambilan gambar hitam putih, baterai hampir habis atau Anda lupa menyisipkan kartu memori. D7000 memiliki 39 sensor auto focus, dimana 9 diantaranya adalah jenis cross. Sedangkan 30 titik fokus lainnya berasal dari berbagai variasi garis, sehingga akibatnya fokus hanya peka terhadap detail yang berada pada titik vertikal atau horisontal, bukan untuk keduanya. Tetapi hal ini bukan merupakan masalah yang berarti, pada prakteknya kamera masih tetap mampu mengunci fokus pada objek dengan mudah dimanapun titik fokus berada.  Perlu diketahui bahwa default area AF adalah ‘auto-area’ di sebagian besar scene mode dan exposure, termasuk juga untuk mode P, A, S dan M. Dalam mode ‘auto-area’. Anda dapat merubah titik fokus sesuai dengan keinginan Anda, apakah single point, dynamic atau 3D-tracking auto focus. Untuk single point akan memberikan kesempatan kepada Anda untuk dapat menentukan yang mana saja dari 39 titik fokus yang ingin Anda gunakan. Pada jendela bidik, akan terlihat kotak berwarna merah sebagai titik fokus Anda, untuk memilihnya dapat dilakukan dengan menekan tombol mode AF sambil menggerakkan pad empat arah, kecuali focus selector ada dalam posisi “L” (locked).

Jika Anda memilih dynamic AF, Anda juga dapat menentukan titik AF berdasarkan keinginan Anda. Tetapi kamera akan mencari titik fokus berdasarkan informasi dari sekitar titik fokus jika objek secara singkat bergerak meninggalkan titik fokus yang sudah kita tentukan tadi. Jadi intinya adalah dynamic focus merupakan suatu cara untuk dapat mengambil atau menentukan titik fokus dimana objek yang sudah ditentukan selalu dalam posisi bergerak. Anda akan dapat melihat bahwa titik fokus pada kamera akan selalu bergerak mengikuti objek. Mode ini biasanya dipakai untuk mengambil scene olahraga.

Untuk flash, kamera ini memiliki lampu kilat yang terpasang pada bodi (built-in) dengan Guide Number 12 pada ISO 100. Dalam modus otomatis, lampu kilat ini akan menyala jika kamera menganggap itu perlu. Tapi di sebagian besar exposure mode lainnya hal ini diserahkan sepenuhnya kepada fotografer, apakah akan menggunakan lampu kilat atau tidak. Lampu kilat yang terdapat dalam kamera ini dapat berfungsi sebagai sumber cahaya darurat (emergency light source) atau sebagai cahaya pengisi (fill in), tetapi dapat pula berfungsi sebagai cahaya utama (main light) terhadap 2 kelompok lampu kilat nirkabel (wireless flash units). Anda dapat men-setting built-in flash pada kamera ini menjadi master atau slave, atau Anda dapat juga memilih mode operasi TTL, Auto atau Manual. Lampu kilat eksternal yang compatible terhadap kamera ini adalah SB-900, SB-800, SB-700, SB-600 dan SB-400.

Seperti kebanyakan kamera DSLR terbaru dari Nikon dan juga produsen lain, D7000 juga menawarkan fasilitas Live View dari sensor utama. Fasilitas ini memudahkan kita untuk mengambil gambar dengan sudut yang cukup menyulitkan. Anda dapat melihat pada layar di belakang kamera sama dengan apa yang Anda lihat melalui jendela bidik, dan Anda dapat juga menghubungkan kamera melalui kabel HDMI untuk dapat dilihat pada panel LCD atau layar plasma. Terdapat sebuah persegi panjang berwarna merah yang terletak di tengah yang berfungsi sebagai fokus pada kamera. Anda dapat memindahkan kemana saja sesuai dengan fokus yang Anda inginkan.

D7000 memiliki dua mode fokus, yaitu AF Live View, AF-A dan AF-F. Keduanya menggunakan kontras untuk mendeteksi sebuah metode fokus, dengan menekan tombol rana setengahnya dan arahkan fokus ke objek untuk kemudian dapat menguncinya dengan AF-locking. Untuk mode AF-F (AF full time servo) dapat secara otomatis melacak objek terus menerus bahkan ketika objek tersebut bergerak. Mode AF-Live View bukan merupakan mode auto focus yang cepat, butuh sekitar 1 sampai 2 detik untuk mengunci fokus pada objek dengan kondisi pencahayaan yang bagus.

AF-area mode dapat dipilih berdasarkan: face-priority AF, wide-area AF, normal-area AF dan subject-tracking AF. Face-priority AF tidak memiliki masalah dalam menemukan dan melacak wajah manusia selama mereka menghadap ke arah kamera, dan sistem dapat mendeteksi hingga 35 wajah dan akan berusaha untuk tetap fokus pada objek yang paling dekat dengan kamera.

Live View pada Nikon D7000 dapat juga digunakan untuk mengambil gambar bergerak (movie). Setelah menggeser Lv switch ke kiri, kemudian secara opsional memberikan setting untuk aperture, shutter speed dan focus, Anda dapat dengan mudah mengambil video dengan menekan tombol Movie. Kamera dapat merekam secara full high-definition, wide screen video dalam resolusi 1920×1280 pixel, pada frame rate 24fps, berformat AVI dan menggunakan motion JPEG codec. Dengan menggunakan mode live view, contrast-detect AF juga dapat dilakukan selama pengambilan video berlangsung. Terdapat sedikit suara menderu ketika kamera melakukan fokus terhadap objek dan tetap terlihat terlalu lambat dalam mencari fokus untuk objek yang bergerak, dan biasanya banyak pengguna kamera ini beralih menggunakan mode fokus manual untuk mengantisipasi hal ini. Walaupun demikian, Nikon D7000 merupakan kamera DSLR pertama yang dapat melakukan fokus selama proses perekaman video berlangsung, meskipun tidak secepat kamera pesaingnya seperti Panasonic Lumic GH1/2.

Anda dapat mengatur aperture dan shutter speed dari kamera pada mode movie, meskipun kecepatan terendah yang dapat digunakan hanya 1/30 serta menambahkan exposure compensation dan AE-Lock. Suara yang dihasilkan dari built-in microphone masih bersifat mono dengan 3 tingkat sensivitas yang berbeda. Untuk dapat menghasilkan suara yang stereo dapat ditambahkan external microphone.

Ukuran maksimal sebuah video klip berkisar 2 gigabytes, mengingat setiap menitnya data yang tersimpan mencapai 100 megabytes yang berarti akan diperoleh sebuah video berdurasi sekitar 20 menit untuk kapasitas 2 gigabytes. Tetapi pihak Nikon menerapkan peraturan khusus yang berlaku di Uni Eropa, bahwa panjang maksimal clip hanya 5 menit untuk kualitas video yang high definition.

Nikon D7000 menawarkan beberapa software terintergrasi pada kamera yang berfungsi untuk meningkatkan hasil gambar yang sudah kita buat. Diantaranya adalah, post-capture D-lighting (berguna jika Anda lupa mengaktifkan Active D-Lighting sebelum mengambil gambar), red-eye correction, trimming, monochrome conversion, different filter effects, colour adjustments, image resizing, image overlay, in-camera RAW processing, quick auto retouching, straightening of crooked pictures, lens distortion correction, perspective control (reduction of keystoning, and new fish eye, miniature, colour outline and colour sketch effects. Fitur-fitur yang terdapat dalam kamera ini sangat membantu kita dalam proses pengolahan gambar, dan mungkin akan mengurangi waktu Anda untuk retouching di depan komputer dengan menggunakan software pengolah gambar yang biasa Anda gunakan.

Konektivitas yang digunakan pada kamera ini adalah USB/Video Out dan HDMI (High Definition Multimedia Interface) mini port, serta aksesori tambahan untuk mikrofon eksternal.

Conclusion

Nikon D7000 hadir mengadopsi keberhasilan D90 sebagai kamera entry level dan D300s sebagai kamera semi pro yang tentunya memiliki kelebihan yang berada di atas keduanya. Bahkan kehadiran Nikon D7000 mampu menarik hati para pecinta D300s sebagai alternatif kamera pengganti bagi mereka. Dengan sensor 16.2 megapixel merupakan kelebihan tersendiri bagi kamera ini, didukung dengan kualitas gambar yang sempurna di rentang ISO 100 – 6400 yang tanpa noise, bahkan untuk settingan ISO up to 6400, 12.800 dan 25.600 hasil yang diperoleh masih sanggup untuk dicetak meskipun untuk ukuran yang relatif lebih kecil.

Exposure, colour dan white balance semuanya dapat diandalkan, dan pilihan format gambar RAW dapat memberikan keleluasaan bagi Anda untuk bermain dengan tone warna yang baik. Mungkin satu kekurangan kecil, yaitu tidak disertakannya kontrol terhadap pengurangan noise pada kamera tetapi tetap disediakan dalam paket pembelian yaitu ViewNX 2 RAW.

Untuk fasilitas video juga sangat baik, dengan dukungan format video Full HD 1080p pada 24fps ditambah kemampuan untuk fokus secara otomatis selama proses perekaman video. Hanya saja kekurangan dalam hal ini adalah sistem AF masih berjalan lambat apalagi jika mengambil objek yang bergerak cepat. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari proses perekaman video, memang disarankan untuk pengambilan fokus secara manual.

Dengan berbagai macam fasilitas serta kelebihan yang terdapat dalam kamera ini, akan terasa sangat sulit untuk memilih antara Nikon D7000 dengan saingan utamanya yaitu Canon EOS 60D. Mode full-time AF selama perekaman video pada Nikon D7000 tidak sungguh-sungguh menciptakan perbedaan kelas dan bukan merupakan sebuah kekurangan terhadap Canon 60D yang memiliki vari-angle LCD screen. Tetapi dalam hal ini berarti Nikon D7000 memiliki sedikit kelebihan pada kualitas gambar yang bersih meskipun diambil pada ISO yang tinggi, sistem AF yang lebih halus, lebih cepat untuk proses burst shooting dan tentunya bodi kamera yang terbuat dari magnesium yang lebih tahan lama. Untuk pemilik kamera Nikon D90, memiliki kamera Nikon D7000 adalah merupakan upgrade dari kamera lama Anda dan salah satu alternatif sebelum Anda beralih untuk membeli Nikon D300s. Selamat mencoba dan merasakan hasil karya Anda yang fantastis!

Specifications

  • Lens Mount

Nikon F bayonet mount

  • Picture Angle

Effective picture angle 1.5x (Approx.) conversion factor (Nikon DX format)

  • Effective Pixels

16.2 million

  • Sensor Size

23.6 x 15.6mm

  • Image Sensor Format

DX

  • Image Sensor Type

CMOS

  • Total Pixels

16.9 million

  • Dust-Off Reference Photo

Yes

  • Image Area (pixels)

DX-format
(L) 4928 x 3264
(M) 3696 x 2448
(S) 2464 x 1632

  • File Format

NEF (RAW): lossless compressed or compressed 12 or 14 bit
JPEG: JPEG-baseline-compliant; can be selected from Size Priority and Optimal Quality
MOV

  • Picture Control

Landscape
Monochrome
Neutral
Nine User-customizable Settings
Portrait
Standard
Vivid

  • Storage Media

SD
SDHC
SDXC

  • Card Slot

2 Secure Digital (SD)

  • File System

Compliant with DCF (Design Rule for Camera File System) 2.0
DPOF (Digital Print Order Format)
EXIF 2.3 (Exchangeable Image File Format for Digital Still Cameras

  • Viewfinder

Eye-level pentaprism single-lens reflex viewfinder

  • Viewfinder Frame Coverage

100%Approx.

  • Viewfinder Magnification

0.95x Approx.

  • Viewfinder Eyepoint

19.5mm

  • Viewfinder Diopter Adjustment

-3 to +1m⁻¹

  • Focusing Screen

Type B BriteView Clear Matte Mark II with AF area brackets (grid lines can be displayed)

  • Reflex Mirror

Quick-return type

  • Depth-of-field Control

Yes

  • Lens Compatibility at a Glance***

AF-S or AF lenses fully compatible
Metering with AI lenses

  • Compatible Lenses

Type G or D AF NIKKOR: All functions supported
IX Nikkor lenses cannot be used
DX AF NIKKOR: All functions possible
AF-NIKKOR for F3AF not supported
AI-P NIKKOR: All functions supported except 3D color matrix metering II
PC Micro-NIKKOR does not support some functions
Non-CPU: Can be used in modes A and M; color matrix metering and aperture value display supported if user provides lens data (AI lenses only)
Electronic rangefinder can be used if maximum aperture is f/5.6 or faster
Other AF NIKKOR: All functions supported except 3D color matrix metering II

  • Shutter type

Electronically controlled vertical-travel focal-plane

  • Fastest Shutter Speed

1/8000 sec. in steps of 1/3
1/2
1 EV

  • Slowest Shutter Speed

30 sec. in steps of 1/3
1/2
1 EV

  • Flash Sync Speed

Up to 1/250 sec.
Synchronizes with shutter at 1/320s or slower (flash range drops at speeds between 1/250 and 1/320s)

  • Bulb Shutter Setting

Yes

  • Shutter Release Modes

Single-frame [S] mode
Continuous low-speed [CL] mode; 1-5 frames per second
Continuous high-speed [CH] mode; 6 frames per second
Live View [LV] mode
Self-timer mode

  • Continuous Shooting Options

DX-format
CH: Up to 6 frames per second
CL: Up to 5 frames per second

  • Top Continuous Shooting Speed at full resolution

6 frames per second
(CIPA guidelines)

  • Self-timer

2, 5, 10, 20 sec. Timer duration electronically controlled

  • Exposure Metering System

TTL exposure metering using 2,016-pixel RGB sensor

  • Metering Range

0 to 20 EV (Matrix or center-weighted metering at ISO 100 equivalent, f/1.4 lens, at 20°C/68°F)
2 to 20 EV (Spot metering at ISO 100 equivalent, f/1.4 lens at 20°C/68°F)

  • Exposure Meter Coupling

CPU
AI

  • Exposure Modes

Programmed Auto with flexible Program (P)
Shutter-Priority Auto (S)
Aperture-Priority Auto (A)
Manual (M)
Auto
Auto (flash off)
Advanced Scene Modes
U1 (user setting 1)
U2 (user setting 2)

  • Advanced Scene Modes

Portrait
Landscape
Close-up
Sports
Night Portrait
Night Landscape
Party / Indoor
Beach / Snow
Child
Sunset
Dusk / Dawn
Pet Portrait
Candlelight
Blossom
Autumn Colors
Food
Silhouette
High Key
Low Key

  • Exposure Compensation

±5 EV in increments of 1/3 or 1/2 EV

  • Exposure Bracketing

2 to 3 frames in steps of 1/3, 1/2, 2/3, 1 or 2 EV

  • Exposure Lock

Yes

  • Mirror Lock Up

Yes

  • ISO Sensitivity

ISO 100 – 6400
Hi-1 (ISO 12,800)
Hi-2 (ISO 25,600)

  • Lowest Standard ISO Sensitivity

100 in steps of 1/3
1/2
1 EV

  • Highest Standard ISO Sensitivity

6400 in steps of 1/3
1/2
1 EV

  • Highest Expanded ISO Sensitivity

HI-2 (ISO 25,600 equivalent)

  • Expanded ISO Sensitivity Options

Hi-1 (ISO-12,800 equivalent) in 1/3, 1/2 or 1 EV
Hi-2 (ISO 25600 equivalent)

  • Long Exposure Noise Reduction

Yes

  • High ISO Noise Reduction

Low
Normal
High
Off

  • D-Lighting Bracketing

2 or 3 exposures

  • Single-point AF Mode

Yes

  • Dynamic AF Mode

Number of AF points: 9, 21, 39 and 39 (3D-tracking)

  • Auto-area AF Mode

Yes

  • Autofocus System

Nikon Multi-CAM 4800DX autofocus sensor module with TTL phase detection
Finetuning
39 focus points (including 9 cross-type sensors)
AF-assist illuminator (range approx. 1 ft. 8in.-9 ft. 10 in.)

  • Focus Lock

AE-L/AF-L button
Half press of shutter-release button (single-point AF in AF-S)

  • Focus Modes

Single-servo AF (AF-S)
Continuous-servo (AF-C)
Auto AF-S/AF-C selection (AF-A)
Full-time Servo (AF-A) available in Live View only
Face-Priority AF
Wide area
Normal area

  • Maximum Autofocus Areas/Points

39

  • Autofocus Sensitivity

-1 to +19 EV (ISO 100, 20°C/68°F)

  • Built-in Flash

Yes

  • Flash Bracketing

2 to 3 frames in steps of 1/3, 1/2, 2/3, 1 or 2 EV

  • Built-in Flash Distance

39 (ISO 100) ft.

  • Top FP High Speed Sync

Up to 1/8000

  • Flash Control

i-TTL Balanced fill-flash, standard i-TTL flash for digital SLR

  • Flash Sync Modes

Front-curtain sync (normal)
Slow sync
Rear-curtain sync
Red-eye reduction
Red-eye reduction with slow sync

  • Flash Compensation

-3 to +1 EV in increments of 1/3 or 1/2 EV

  • Accessory Shoe

Yes

  • Nikon Creative Lighting System (CLS)

CLS Supported
Built-in flash Commander Mode

  • White Balance

Auto (2 types)
Incandescent
Fluorescent (7 types)
Direct Sunlight
Flash
Cloudy
Shade
Preset manual (up to 5 values can be stored)
Auto (TTL white balance with 2,016-pixel RGB sensor)
Fine Tune by Kelvin color temperature setting (2,500 K to 10,000K)
Seven manual modes with fine-tuning

  • White Balance Bracketing

2 or 3 exposures

  • Live View Shooting

Yes

  • Movie

Movie with sound
HD 1,920×1,080 / 24 fps
HD 1,280×720 / 24 fps
HD 1,280×720 / 30 fps
VGA 640×424 / 30 fps

  • Movie Audio

Built-in microphone, monaural
Optional external stereo mini-pin jack (3.5mm diameter)
Microphone sensitivity can be adjusted

  • Monitor Size

3.0 in. diagonal

  • Monitor Resolution

921,000 Dots

  • Monitor Type

Super Density
Wide Viewing Angle TFT-LCD

  • Monitor Angle of View

170-degree wide-viewing angle

  • Monitor Adjustments

Brightness, 7 levels

  • Virtual Horizon Camera Indicator

Yes

  • Playback Functions

Full frame
Calendar
Thumbnail (4, 9 or 72 segments)
Zoom
Movie Playback
Slideshow
Histogram display
Auto image rotation
Shooting data
Highlight point display
Sound playback

  • In-Camera Image Editing

Trim
D-Lighting
Color Balance
Image Overlay
Side-by-Side Comparison
Filter Effects
Distortion Control
Monochrome
NEF (RAW) Processing
Quick retouch
Straighten
Fisheye
Red-eye Correction
Perspective Control
Color Outline
Resize
Edit Movie
Miniature Effect

  • Image Comment

Yes

  • Interface

Hi-speed USB
NTSC
PAL
HDMI
Stereo Microphone Input
Audio/Video out

  • WiFi Functionality

Eye-Fi Compatible
FTP file transfer available and PTP/IP with optional WT-4A (IEEE 802.11 a/b/g)

  • GPS

GP-1 GPS unit

  • Save/Load Camera settings

Yes

  • My Menu

Yes with customization

  • Recent Settings

Yes

  • Supported Languages

Arabic
Chinese (Simplified and Traditional)
Danish
Dutch
English
Spanish
Finnish
French
Italian
German
Indonesian
Japanese
Korean
Polish
Portuguese
Russian
Swedish
Czech
Norweigan
Thai
Turkish

  • Date, Time and Daylight Savings Time Settings

Yes

  • World Time Setting

Yes

  • Battery

Rechargeable

  • Battery / Batteries

EN-EL15 Lithium-ion Battery

  • Battery Life (shots per charge)

1,050 shots (CIPA)

  • AC Adapter

EH-5a AC Adapter

  • Battery Charger

MH-25 Quick Charger

  • Tripod Socket

1/4 inch 20

  • Approx. Dimensions

Width 5.2 in. (132mm)
Height 4.1 in. (103mm)
Depth 3.0 in. (77mm)

  • Approx. Weight

24.3 oz. (690g)
camera body only

  • Supplied Software

ViewNX 2 CD-ROM

  • Optional Accessories

MB-D11Multi-Power Battery Pack
EH-5A AC Adapter (requires EP-5B Power Supply Connector)
CF-DC-3 Semi-soft Case
MC-DC2 Wired Remote Release
GP-1 GPS Adapter
ML-L3 Remote Controller
DK-21M Magnifying Eyepiece
DK-21C Correction Eyepieces
Camera Control Pro 2
Capture NX 2 Software

  • Supplied Accessories
  • EN-EL15 Rechargeable Li-ion Battery
  • MH-25 QuickCharger
  • DK-5 Eyepiece Cap
  • DK-21 Rubber Eyecup
  • UC-E4 USB Cable
  • EG-D2 Audio Video Cable
  • AN-DC1 Camera Strap
  • BM-11 LCD Monitor Cover
  • BF-1B Body Cap
  • BS-1 Accessory Shoe Cover
  • ViewNX 2 CD-ROM

Sumber: http://goodigital.com/2011/02/nikon-d7000-review/