Sejak tahun 2004, Komisi Eropa membuka kesempatan bagi lulusan S1 dari seluruh dunia untuk menempuh pendidikan tinggi di Eropa melalui program beasiswa “Erasmus Mundus”.

Beasiswa Erasmus Mundus memungkinkan para lulusan S1 dari negara-negara di luar uni Eropa, seperti Indonesia, untuk kuliah selama 1 sampai dengan 2 tahun guna meraih gelar S2 melalui salah satu dari 103 program pasca sarjana Erasmus Mundus yang berkualitas tinggi. Masing-masing program pasca sarjana Erasmus Mundus tersebut ditawarkan oleh konsorsium yang terdiri atas beberapa universitas yang berlokasi di negara anggota Uni Eropa yang berbeda.

Dan beasiswa ini bukan hanya untuk mahasiswa! Akademisi juga dapat berperan serta dalam program Erasmus Mundus guna menerima beasiswa untuk mengajar atau melakukan penelitian selama jangka waktu sampai dengan 3 bulan di universitas-universitas yang menjadi anggota konsosrsium.

Untuk program Erasmus mundus tahap pertama (2004-2008), lebih dari 6000 mahasiswa dan 1000 tenaga pengajar/peneliti dari berbagai belahan dunia telah menerima beasiswa Erasmus Mundus. Tahap kedua (2009-2013) dibuka pada tahun 2009 dan akan diperluas sehingga mencakup beasiswa untuk menempuh pendidikan S3 (PhD) mulai tahun akademis 2010/2011.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN BEASISWA ERASMUS MUNDUS?

Beasiswa Erasmus Mundus merupakan bantuan hibah yang ditujukan bagi mahasiswa lulusan S1 yang berasal dari negara-negara di luar Uni Eropa untuk mengikuti program pasca sarjana Erasmus Mundus (Erasmus Mundus Masters Courses/EMMC) di Eropa.

Beasiswa Erasmus Mundus juga diperuntukkan bagi para akademisi guna melaksanakan tugas mengajar, penelitian dan kegiatan ilmiah.
Program Erasmus Mundus dibiayai oleh Komisi Eropa, badan eksekutif Uni Eropa yang kini beranggotakan 27 negara anggota yaitu: Belgia, Bulgaria, Republik Ceko, Denmark, Jerman, Estonia, Yunani, Spanyol, Prancis, Irlandia, Italia, Siprus, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Hungaria, Malta, Belanda, Austria, Polandia, Portugal, Rumania, Slovenia, Slowakia, Finlandia, Swedia dan Kerajaan Inggris Raya.

APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN EMMC?
– EMMC merupakan program pasca sarjana/S2 terpadu (bukan S1 atau S3) yang ditawarkan oleh konsorsium Perguruan Tinggi di Eropa;
– Mahasiswa lulusan S1 akan menjalani kuliah pasca sarjananya selama 1 sampai dengan 2 tahun dan akan memperolah gelar kesarjanaan ganda atau bersama;
– Akademisi akan melakukian penelitian dan/atau mengajar selama 3 bulan – di sekurang-keurangnya dua universitas yang terletak di dua negara Eropa yang berbeda.

SIAPA YANG DAPAT TURUT SERTA?
Mahasiswa Lulusan S1:
– Warga negara yang berasal dari negara-negara di luar Uni Eropa;
– Belum pernah melakukan kegiatan utama, seperti kuliah, bekerja, dll, selama lebih dari 12 bulan selama lima tahun terakhir di negara anggota Uni eropa manapun;
– Telah menyelesaikan pendidikan tingkat S1
Akademisi: Memiliki pengalaman akademik dan/atau profesional yang sangat baik di bidang pengejaran atau penelitian.

BAGAIMANA CARA MENDAFTARNYA?
– Akses http://ec.europa.eu/education/programmes/mundus/projects/index_en.html untuk melihat daftar EMMC yang tersedia saat ini;
– Pilih EMMC yang diminati dan klik alamat situsnya untuk mendapatkan informasi tentang mata kuliah, persyaratan, proses pengajuan permohonan, formulir aplikasi dan tenggat waktu;
– Kirim formulir aplikasi ke alamat yang disebutkan pada situs tersebut.

KAPAN BATAS WAKTU PENGAJUAN APLIKASI?
Batas waktu pengajuan aplikasi berbeda-beda untuk setiap EMMC, mulai dari Oktober/November hingga akhir bulan Januari tahun berikutnya, sebagaimana tertera di situs EMMC.

BERAPA JUMLAH MAHASISWA DAN AKADEMISI INDONESIA YANG TELAH MEMPEROLEH BEASISWA INI?
Antara tahun 2004 sampai dengan 2008, sekitar 161 mahasiswa dan 8 akademisi asal Indonesia telah merasakan manfaat dari program beasiswa Erasmus Mundus.

Keterangan lebih lanjut:
http://ec.europa.eu/erasmus-mundus
http://www.delidn.ec.europa.eu/en/special/erasmusmundus.htm