Alkisah seorang istri mempunyai suami yang mempunyai sifat yang sederhana, sang istri mencintai sifat suaminya yang alami dan juga menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan suaminya, ketika dia bersandar di bahunya yang bidang.

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, harus diakui, bahwa sang istri mulai merasa lelah, alasan-alasan dia mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

Sang istri seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Dia merindukan saat-saat romantis seperti layaknya seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah dia dapatkan lagi.

Sang suami jauh berbeda dari apa yang harapkan istrinya. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan mereka telah mementahkan semua harapan sang istri akan cinta yang ideal.

Suatu hari, sang istri beranikan diri untuk mengatakan keputusannya kepada sang suami, bahwa dia menginginkan perceraian.

“Mengapa?”, tanya sang suami dengan terkejut.

“Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan,” jawab sang istri.

Sang suami terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan sang istri semakin bertambah, ketika seorang pria, suaminya yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, “Apalagi yang bisa saya harapkan darinya?”, tuturnya dalam hati.

Dan akhirnya sang suami saya bertanya, “Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiran kamu?”

Sang istri menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, “Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam perasaan saya, saya akan merubah pikiran saya.”

Lalu sang istri melanjutkan, “Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yg ada di tebing gunung. Kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan memetik bunga itu untuk saya?”

Sang suami termenung dan akhirnya berkata, “Saya akan memberikan jawabannya besok.” Perasaan sang suami langsung gundah mendengar responnya.

Keesokan paginya, sang suami tidak ada di rumah, dan ternyata sang istri menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangan sang suami dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan ……

“Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya.”

Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan sang istri.
Sang istri melanjutkan untuk membacanya.

“Kamu selalu pegal-pegal pada waktu ‘teman baik kamu’ datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kaki kamu yang pegal.”

“Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi ‘aneh’. Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur kamu di rumah atau meminjamkan lidah saya untuk menceritakan ‘hal-hal lucu’ yang saya alami.”

“Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu dekat membaca buku, dan itu tidak baik untuk kesehatan mata kamu. Saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kuku kamu dan mencabuti uban kamu.”

“Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing kamu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah kamu.”

“Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah yang ada di tebing gunung itu hanya untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air mata kamu mengalir.”

“Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintai kamu lebih dari saya mencintai kamu. Untuk itu Sayang, jika semua yang telah diberikan tangan saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya tidak bisa menahan kamu untuk mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakan kamu.”

Air mata sang istri jatuh ke atas tulisannya dan membuat tinta pada surat itu menjadi kabur, tetapi sang istri tetap berusaha untuk terus membacanya.

“Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkan saya untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu.”

“Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang, biarkan saya masuk untuk membereskan barang-barang saya, dan saya tidak akan mempersulit hidup kamu. Percayalah, bahagia saya adalah bila kamu bahagia.”

Sang istri segera berlari membuka pintu dan melihat sang suami berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran, sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaannya.

Menangislah sang istri dengan penuh sesal dan haru.

Oh, kini sang istri tahu, tidak ada orang yang pernah mencintainya lebih dari suaminya mencintai dirinya.

Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.

Karena cinta tidak selalu harus berwujud “bunga”.

Pernahkah kamu merasa ragu terhadap nilai-nilai yang saat ini kamu pegang? Pernahkah kamu berpikir tidak ada gunanya lagi mempertahankan nilai-nilai tersebut karena kamu lihat setiap orang malah melakukan sebaliknya? Hati-hati, mungkin kamu terkena Harvey Dent Effect (HDE).

Harvey Dent adalah tokoh protagonis dalam salah satu kisah Batman, yang kemudian menjadi penjahat bernama Two Face gara-gara dihasut oleh Joker. Kisah ini bisa dilihat di film The Dark Knight. Joker memang berniat sekali melakukan hal ini karena punya satu tujuan: membuat orang tidak percaya lagi pada penegakan hukum di Gotham City. Joker bukan hanya ingin menebarkan kejahatan di Gotham City. Ia menginginkan lebih. Ia ingin setiap orang tidak percaya lagi akan adanya kebenaran. Dasar orang gila.

Harvey Dent adalah orang yang sangat terkenal di Gotham City. Sebagai seorang jaksa yang berkali-kali menjebloskan para penjahat ke penjara, ia bisa disebut sebagai ikon perlawanan terhadap kriminalitas di Gotham City. Apa jadinya kalau orang seperti Harvey Dent malah melakukan kejahatan yang dikutuk oleh publik? Orang-orang baik akan kecewa dan putus asa. Inilah target Joker.

Upaya Joker hampir berhasil, namun akhirnya digagalkan oleh Batman. Batman bersedia menanggung semua kesalahan Harvey Dent, sehingga nama Harvey Dent tetap dikenang sebagai pahlawan, sementara dirinya dianggap sebagai penjahat. Kepercayaan penduduk Gotham City terhadap para penegak hukum pun terselamatkan.

What is the moral of this story?

Mari kita mulai dengan mengambil contoh dari kehidupan kita sehari-hari. Apa yang kamu pikirkan kalau kamu melihat hal-hal seperti ini:

1. juara kelas di kampus kamu ketahuan mencontek,

2. boss kamu bolos, atau

3. dosen kamu merokok :)

Kamu pasti sangat kecewa. Mungkin marah. Bagaimana kalau hal ini terjadi pada lingkup yang lebih luas? Kota, misalnya, seperti kisah Harvey Dent. Atau bahkan negara. Kita bisa kehilangan figur yang kita teladani dan kehilangan arah.

Walaupun kamu menganggap diri kamu cuma orang biasa, bukan berarti kamu terhindar sepenuhnya dari kemungkinan menjangkiti orang-orang terdekat kamu dengan HDE, lho. Khususnya pada orang-orang yang menjadikan dirimu sebagai teladan. Mungkin adikmu, adik kelasmu, atau orang yang kamu pimpin dalam lingkup sekecil apapun.

Mmm…kuncinya adalah sadar akan peran sosial yang sedang kamu mainkan. Tidak semudah seperti mengatakannya, sih. Tapi selalu mungkin :)

So, what to do know?

Just be yourself. Keep your value and trust yourself. At least there will be someone who keep your value..    You.

Ketika pendidikan hanya menjadi sebuah komoditi
tak ada bedanya ia dengan barang kebutuhan sehari-hari
orang selalu mencari, dan bahkan rela membayar dengan harga tinggi
karena sang penjual pun tak pernah mau rugi

Ketika pendidikan tak lebih dari sebuah komoditi
ia akan menyerupai sebuah proses produksi
“bawakan kami bahan bakunya, maka akan kami jadikan ia produk yang dicari-cari”
begitu mungkin pikiran mereka,
para guru yang tak lagi mendidik dengan hati nurani

Karena pendidikan sudah menjadi komoditi
kitapun tak tahu mau dijadikan apa anak kita nanti
akan menjadi gurukah?
akan menjadi ilmuwankah?
akan menjadi presidenkah?
atau mungkin hanya akan menjadi kuli?

Ah…semoga ini semua tidak terjadi

Karena aku tak ingin anakku hanya menjadi sebuah komoditi
Karena ku yakin anakku layak menjadi elang,
terbang tinggi, memberi arti pada dunia, dan dalam kehormatan kelak ia akan mati
Karena anakku bukan sekedar ayam,
yang tak mampu terbang, matipun karena disembelih, dan (lagi-lagi) hanya menjadi komoditi

Para guru, kalianlah yang akan memberi arti pada anak kami
tolong…
didik anak kami
karena kalian akan menjadikan mereka “siapa”,
dan bukan menjadikan mereka “apa”

Bergejolaknya ekonomi membuat banyak orang kesulitan mencari pekerjaan. Kita di Indonesia mungkin memang belum banyak terkena imbasnya. Namun dengan tenaga pekerja yang makin bertumbuh, sementara pasaran lowongan kerja masih terbatas, makin ketat pula persaingannya. Jadi, apa yang bisa Anda lakukan? Anda bisa mencoba menjadi yang terbaik. Untuk menjadi yang terbaik, Anda harus menyukai dan melakukan pekerjaan sebaik-baiknya.

Untuk menemukan pekerjaan yang tepat, sangatlah penting untuk memahami tipe pekerja macam apa Anda, dan apa yang menggerakkan Anda untuk memenuhi kebutuhan serta kepenuhan diri. Tergerak karena gairah dan kesenangan, pasti akan membuat Anda lebih bersinar saat wawancara kerja. Terlebih lagi Anda akan selalu terpacu untuk lebih baik lagi. Gairah plus skill adalah kombinasi yang berakibat pada lahirnya hasil kerja yang luar biasa. Jadi, daripada memfokuskan diri pada titel dan jenis pekerjaan, mengapa tidak memfokuskan diri untuk mencari pekerjaan yang memberikan kepenuhan terhadap gairah Anda? Hal ini akan membuka kemungkinan lebih banyak lagi dalam mencari pekerjaan dan memenuhi keinginan Anda.

Purpose Linked Consulting mendeteksi 10 gaya bekerja yang sering tampak dan dilakukan oleh para karyawan. Anda bisa mencari jenis karyawan seperti apakah yang sesuai gaya bekerja Anda dalam Passion Archetypes. Berikut adalah tipe-tipe cara pekerja melakukan pekerjaannya:
The Builder: Ini merupakan tipe kepribadian yang terbuka dengan segala macam kesempatan untuk mengembangkan bisnis baru atau fungsi baru untuk membuka sebuah lahan baru. Tipe Pembangun mencintai sebuah teritori yang belum dimiliki orang lain. Bekerja amat baik untuk mencapai sebuah tujuan yang ditetapkan. Mereka membutuhkan kebebasan untuk menciptakan “jejak” mereka demi mencapai gol tersebut. Tipe Pembangun adalah tipe yang tak kenal lelah untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam bisnis, dan umumnya adalah pemimpin sejati.

The Transformer: Tipe Pengubah adalah orang yang senang dengan perubahan. Mereka bisa maju melawan segala kekacauan dan perubahan. Tipe ini sangat mudah beradaptasi dan akan baik menghadapi perubahan dan kemungkinan perubahan ke arah yang lebih baik. Mereka biasanya tak akan menunggu agar terjadi perubahan, tetapi akan mencari kesempatan untuk melakukan perubahan. Mereka cenderung bosan menghadapi keadaan yang sama dari waktu ke waktu.

The Processor: Senang meneliti dan mengamati sesuatu adalah tipe pribadi ini. Mereka senang mengkaji informasi dan data untuk melihat apa yang akan dihasilkan. Mereka mengantisipasi apa perubahan/koreksi yang dibutuhkan untuk menindaklanjuti informasi yang mereka dapatkan. Mereka senang menjadi orang di belakang layar yang menyelamatkan perusahaan atau diri mereka dari kesalahan yang amat berat.

The Altruist: Tipe ini adalah tipe orang-orang yang memiliki gairah besar untuk memberi. Ia akan sangat baik jika ditempatkan sebagai kompas moral perusahaan. Altruis akan menantang perusahaan untuk bisa memberikan sesuatu yang baik kepada masyarakat.

The Healer: Mereka adalah orang-orang yang dicari ketika ada masalah. Mereka adalah tempat bersandar ketika ada yang tak berjalan dengan benar. Mereka biasanya adalah tipe yang pertama kali menyadari jika ada yang tak berjalan dengan benar dengan perusahaan, dan akan maju untuk memberikan suatu solusi.

The Connector: Dengan sebuah gairah untuk berkomunikasi, bernegosiasi, dan membangun jembatan di antara manusia, tipe ini adalah seorang insinyur hubungan. Mereka sering mencari kesamaan dari dua pihak yang bertikai agar bisa menyatukan visi dan jalan.

The Creator: Seperti seorang ahli, tipe ini akan menggunakan sebuah konsep dan menerjemahkannya ke dalam bentuk yang bisa diapresiasi orang lain. Kreator memfokuskan diri kepada suatu bentuk yang estetik, dan mencari sebuah keindahan dan fungsionalitas dalam apa pun yang bisa mereka manifestasikan dalam pekerjaan.

The Teacher: Mereka adalah individu-individu yang senang mengajak orang-orang untuk belajar dan pencari pengetahuan. Tipe seperti ini bisa diandalkan untuk membantu orang lain berkembang, untuk menerjemahkan informasi yang mudah dimengerti orang lain. Mereka juga senang membagi pengetahuan mereka kepada orang lain.

The Discoverer: Tipe ini adalah orang yang senang mengeksplorasi ragam hal. Mereka suka mendesain eksperimen atau pendekatan yang bisa membuka tabir kebenaran. Mereka bisa dibilang adalah inovator yang senang menyelesaikan teka-teki menantang.

The Conceiver: Tipe ini merupakan tipe yang berakrobat dengan intelektual. Mereka secara konsisten mendorong diri hingga batas. Biasanya mereka adalah orang yang datang dengan ide-ide luar biasa untuk menciptakan sebuah gagasan, produk, pelayanan, proses, atau strategi. Karena mereka seringkali berada di luar batas pola yang biasa, mereka seringkali mampu mendobrak hal-hal yang lama.

Kebanyakan dari kita akan menghabiskan waktu sekitar 84.000 jam dari hidup kita untuk bekerja. Di jaman seperti sekarang, organisasi seakan meminta para pegawainya untuk bisa memberikan lebih kepada perusahaan. Jadi, mengapa tidak menggunakan waktu kita untuk membangun karier yang Anda sukai? Melamar pekerjaan yang sesuai dengan gairah dan kemampuan adalah formula utama yang bisa memberikan perbedaan terhadap “hanya bekerja” atau “menciptakan sebuah gaya hidup”.

Tak sulit untuk mengorek cerita dan keluh-kesah teman mengenai bos yang menyebalkan. Namun, akan sulit untuk menemukan karyawan yang memuji atasannya atas profesionalitasnya (bukan karena ada rasa suka). Pernahkah Anda bertanya, apakah kriteria seorang bos idaman?

Ada yang bilang bos yang tidak pilih kasih, ada yang bilang bos yang sering mentraktir anak buahnya, atau bos yang tidak galak. Tentu ada banyak jawaban. Tergantung cara pandang dan pola pikir masing-masing orang, tentunya. Tetapi ada beberapa sikap dan sifat yang dimiliki seorang bos yang kerap ditemukan dalam bos idaman para karyawan. Sikap dan sifat kepemimpinan biasanya dibutuhkan dan ditemukan dalam bisnis kecil. Karena para pemimpin di bisnis kecil menangani anak buahnya secara langsung.

Beberapa kemampuan, strategi, dan sifat yang umumnya menjadi bagian dari seorang bos idaman, antara lain ialah;

1. Mengajak/mengemong
Dengan perusahaan atau tim yang kecil atasan lebih mudah membuat setiap pegawai merasa dianggap jadi bagian penting. Seorang atasan harus bisa menangani pegawainya secara adil, bukan hanya dalam permasalahan jumlah gaji dan bentuk kompensasi saja. Bagaimana si atasan bertanggungjawab dan membuat si pekerjanya ikut terlibat dalam proses kerja harian di bisnis. Ajak setiap karyawan untuk menyumbangkan timbal balik, inovasi, dan kreativitas agar mereka merasa terkait dan menyumbangkan sesuatu pada kantor.

Penting untuk menciptakan suasana yang penuh integritas, kepercayaan, dan saling menghormati untuk meyakinkan semuanya diperlakukan adil, terputus dari perbedaan yang mereka miliki. Penting bisa menjadi seorang yang inklusif. Karena ini berarti setiap orang berada pada jalur sama ketika menyangkut gol jangka panjang bisnis tersebut.

2. Misi, tak hanya uang
Mengajak para pekerjanya bekerja tak hanya untuk mengejar uang saja. Masih ada hal lain di dunia ini selain uang. Memang, perusahaan bisa berjalan dengan cepat dan baik jika ada uang. Namun, para pekerja pun butuh suatu tujuan dan misi tertentu untuk bekerja dan meyakinkan diri bahwa pekerjaan mereka memberi arti khusus bagi orang lain. Misalnya, perusahaan penyuplai produk kesehatan juga mengeluarkan tips-tips kesehatan untuk masyarakat. Tak hanya misi seperti ini membantu membuat perusahaan terlihat baik di mata khalayak, tetapi juga membuat para pekerja merasa penting.

3. Pendorong
Bos yang efektif mendorong para pegawainya untuk tidak malu dan berani menghadapi segalanya. Terlebih jika si pegawai melakukan kesalahan. Atasan yang baik harus bisa membuat pegawainya mengetahui letak kesalahan mereka, sekaligus membuat mereka belajar. Untuk bisa melakukan hal ini, dibutuhkan mental seorang pendorong yang memacu bawahannya untuk belajar, ketimbang merasa takut untuk melakukan kesalahan. Bos idaman harus bisa mengajak bawahannya mencapai gol yang lebih besar demi perusahaan. Jangan sampai menjadi bos yang hanya bisa memarahi atau mencaci-maki bawahan hanya karena sebuah pekerjaan kecil yang belum beres. Siapa yang senang bekerja dengan orang pemarah?

4. Tak hanya memimpin, tetapi juga melatih
Sebagai pimpinan sebuah bisnis, Anda harus bisa mengajar, mendorong, dan mengkoreksi pegawai. Pimpinan tak ubahnya seorang pelatih. Pelatih melihat segala sesuatu dalam olahraga dengan cara yang berbeda dari pemainnya. Penting untuk menggunakan perspektif berbeda tersebut untuk mengedukasi dan mendorong, tetapi juga mampu memimpin tim. Sisi sportivitas juga diperlukan. Misal, ketika Anda harus memberi tahu atau mengoreksi bawahan di mana letak kesalahan mereka, Anda pun juga harus mau mengakui jika Anda telah melakukan kesalahan.

5. Pikirkan nasib mereka juga
Di perusahaan, setiap pegawainya memiliki tujuan masing-masing. Jangan lupa, bahwa orang yang bekerja dengan Anda mengharapkan Anda untuk membantu mereka menunjukkan jalan dan selangkah lebih  maju dengan karier mereka. Membuat si pegawai belajar untuk lebih maju dan menciptakan karier yang berarti bagi mereka sendiri pun penting. Jika seorang pegawai memiliki mimpi untuk menjadi manager atau membangun bisnisnya sendiri di masa depan, rawatlah cita-cita itu. Beritahu kepada mereka sikap dan sifat apa yang harus mereka kembangkan untuk mencapai tujuan hidup mereka tersebut.

6. Tak berhenti belajar
Salah satu aspek penting dari seorang bos adalah mau mempelajari sikap-sikap dasar kepemimpinan. Ada sebagian orang yang terlahir sebagai orang yang berjiwa kepemimpinan, ada pula yang mempelajarinya secara khusus. Tipe-tipe orang beraneka ragam, situasi terus berubah, bisnis berkembang, maka dibutuhkan seorang pemimpin yang mau terus belajar bagaimana menyikapi situasi tersebut secara internal maupun eksternal.

Tentunya dengan menjadi pemimpin yang disukai dan dicintai bawahannya, Anda bisa membimbing mereka menuju gol lebih cepat dan lebih mudah. Ditambah lagi, mereka pun akan dengan sukarela mengerjakan tugas-tugas mereka dengan sungguh-sungguh. Namun, usahakan jangan membawa urusan profesionalitas dengan urusan pribadi (pertemanan). Anda juga harus pandai-pandai menjaga kualitas hubungan.

Apa saja barang yang harus dibawa saat travelling ke suatu wilayah di Indonesia, tidak peduli apapun jenis kegiatan yang akan dilakukan? Barangkali ada yang berpendapat, uang bisa menyelesaikan segalanya. Jadi, bawa uang saja sudah cukup. Dalam kondisi tertentu, uang tidak ada gunanya jika barang yang diperlukan tidak tersedia di pasaran setempat.

Barang-barang berikutlah yang harus selalu ada dalam ransel Anda.

KARTU identitas berupa KTP (kartu tanda penduduk) atau SIM (surat ijin mengemudi). Tanpa kartu identitas, Anda bisa mengalami masalah saat bertemu dengan polisi yang tengah melakukan razia, ketika check in di hotel, atau saat akan menyewa kendaraan.

UANG tunai untuk kondisi darurat di daerah terpencil. Sejumlah back packer berpengalaman menyimpan uang tunai di kantong-kantong tersembuyi di pakaian atau ransel mereka. Dalam kondisi darurat, misalnya di lokasi di mana kartu kredit atau debit tidak bisa digunakan, dana cadangan dari kantong-kantong rahasia itu bisa sangat membantu.

TOPI, kaca mata hitam, dan pelembab untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.

SEPATU booth yang kuat dan sandal atau thong

KUNCI untuk koper atau tas.  Koper, tas, atau ransel harus selalu dalam kondisi terkunci demi mencegah terjadinya pencurian.

TAS kosong untuk membawa belajaan Anda saat pulang ke rumah.

ALAT penutup telinga. Alat ini berguna jika Anda tidak mau terganggu oleh suara bel wake up call di pagi hari.

DENTAL floss, tampons, dan cream cukur

JAKET anti air

OBAT anti malaria dan obat nyamuk. Masih banyak tempat di Indonesia yang merupakan daerah endemis malaria.

SEBUAH sarung atau kain. Kain akan punya banyak manfaat seperti bisa jadi topi, handuk, atau bahkan alas duduk di pasir atau rumput.

YANG terakhir ini bukan termasuk barang tetapi sangat penting, yaitu Anda tidak boleh malu dan  harus memiliki rasa humor.

Sesungguhnya hal-hal terbaik dalam hidup tersedia gratis di sekitar kita, bahkan di Paris yang mahal. Jika Anda berencana ke Paris atau suatu saat berada di kota itu, berikut adalah beberapa kegiatan atau hal yang Anda bisa nikmati secara gratis.

Keindahan dalam rumput yang bergoyang: Paris merupakan sebuah kota yang dipadati penghuni apartemen. Banyak taman di Paris berfungsi sebagai halaman belakang bagi keluarga-keluarga yang tak terhitung jumlahnya. Tempat ini tentunya menjadi surga pula bagi para turis. Beberapa taman favorit di antaranya Jardin des Tuileries dan, diseberang sungai Seine, Jardin du Luxembourg, Jardin du Carrousel (di samping Tuileries), Place des Vosges, Jardin du Palais Royal, dan Parc du Champ de Mars.

Bergabung dengan angkatan kerja: Ada sesuatu yang amat menarik ketika kita memperhatikan orang-orang melakukan pekerjaannya sementara kita berlibur. Program lama berupa open houses digabung dengan metode inovative menghasilkan Meet the Parisians at Work (Melihat Orang-orang Paris Saat Mereka Bekerja). Nah, di situ Anda bisa melihat aksi langsung para tukang jagal, pembuat roti, pembuat tempat lilin, bahkan pemotong berlian.

Menikmati pemujaan para pahlawan: Anda tertarik mencari petualangan baru? Para pecinta buku dapat melakukan tour ke rumah memorabilia Honoré de Balzac (di 47 Rue Raynouard) dan Victor Hugo (di Place des Vosges yang begitu elegan). Sementara mereka yang lebih ke tipe peneliti bisa mengunjungi Left Bank Laboratory dimana Marie Curie bekerja sejak 1914 hingga kematiannya tahun 1934. Musée Curie’s yang telah direstorasi dengan sangat teliti memiliki perabot asli, instrumen-instrumen, dan tiga hadiah nobel yang dimenangkan oleh klan Curie.

Melihat cahaya: Untuk tahu mengapa Paris dijuluki “Kota Cahaya”, Anda cukup berjalan-jalan ketika hari mulai gelap saat atraksi bintang menerangi langit bagaikan pohon natal. Satu hal yang tak bisa dilewatkan adalah Menara Eiffel, yang diselimuti oleh 800 senar cahaya putih yang menakjubkan. Untuk efek yang lebih menakjubkan, datanglah disaat Anda bisa menyaksikan 20,000 bola lampu berkelip-kelip selama 10 menit waktu pertunjukan. Ingin tahu lebih banyak mengenai menara ini? Klik en.parisinfo.com untuk download panduan audionya, gratis, dan enam situs lainnya.

Penghormatan terakhir: Pemakaman Pére-Lachaise merupakan tempat yang nyaman untuk menghabiskan waktu sepanjang sore. Sejak 1804 pemakaman ini yang terletak di 20th arrondissement telah menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi orang-orang terkenal yang menjadi ikon budaya. Chopin, Colette, Molière, Modigliani: mereka semua terbaring disini. Demikian juga Oscar Wilde, Isadora Duncan, Georges Seurat, Sarah Bernhardt, Gertrude Stein, dan Jim Morrison.

Dapatkan semangatnya: Walau Anda harus membayar untuk menapaki menara-menara atau menuruni ruang bawah tanah beberapa katedral Paris yang luar biasa, Anda tidak akan dipungut bayaran ketika memasuki tempat-tempat keagamaan. Beberapa nama besar menawarkan yang ekstra. Notre Dame, contohnya, secara khusus mengadakan resital organ gratis di minggu sore dan tur dalam bahasa inggris tiga kali seminggu. Tidak mau kalah, Sacré-Coeur mengundang pengunjung menghadiri gladi resik koor selama satu jam di minggu pagi jam 9:45.

Bersepatu roda dan bergembira: Bersepatu roda setiap minggu menjadi acara yang fenomenal dan populer di Paris. Bersepatu roda di hari Minggu dengan pembawa acara dari Rollers & Coquillages memadati daerah bebas kendaraan seluas 12 mil, dan mulai beraksi pada pukul 2:30 sore di dekat Place de la Bastille. Acara serupa yang lebih ekstrem versi 18-mile dilakukan setiap Jumat malam. Jika sepatu bot Anda dirancang untuk berjalan, akan lebih bijaksana untuk bergabung dalam rando-panameurs dalam acara hiking gratis bulanan.

Menjilati jendela: Lèche-vitrines (atau “menjilati jendela”) sama dengan istilah window shopping, dan orang-orang Paris telah mengangkatnya menjadi suatu seni tersendiri. Untuk mencicipinya pertama kali tempat terbaik adalah di sekitar Avenue Montaigne dan Rue du Faubourg St-Honoré, di saana pedagang ritel yang amat chic menggelar toko-toko mereka. Dari toko yang dimulai dengan huruf “C” saja, Anda akan menemukan Cartier, Chanel, Chloe, Christian Dior dan Christian Lacroix. Bisakah Anda katakan “Ooh la la?”

Berdansa sepanjang malam: Akan mengeluarkan dana yang lumayan untuk menyaksikan para can-can girls menendang—nendangkan tumit mereka di Moulin Rouge. Namun ada banyak tempat dimana Anda bisa mempraktekkan gerakan-gerakan Anda sendiri -dan mungkin mendapat sedikit pelajaran- tanpa mengluarkan uang sepeser pun. Bagi para pemula, pergilah menuju ke tempat dansa plein air (buka setiap malam, jika cuaca memungkinkan, pada bulan Mei hingga September) di Quai Saint-Bernard. Apakah Anda siap melakukan tango terakhir Anda di Paris atau gavotte Anda yang pertama? Tourism Board dapat memandu Anda menuju tempat yang tepat.

Pergi ke Museum: Jangan bosan dulu. Paris memiliki beberapa dari museum paling menarik di dunia dan beberapa di antaranya bisa dimasuki gratis. Itu berarti Anda dapat menelusuri sejarah kota di Musée Carnavalet (sebuah mansion abad ke-16 yang menjadi rumah bagi kano-kano dari zaman Neolithikum hingga buaian Napoleon), atau menikmati seni dan artifak di Musée Cognacq-Jay, dan mengetahui cerita-cerita tentang parfum Perancis di Musée Fragonard, semua tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Louvre yang terkenal gratis bagi pengunjung di bawah umur 18 tahun, dan gratis sepenuhnya bagi semua orang pada 1 hari minggu dalam sebulan.

Valentino Rossi berhasil memenangkan MotoGP Belanda yang berlangsung di sirkuit Assen, Sabtu (27/6). Dengan demikian, The Doctor dapat memenuhi ambisinya menorehkan kemenangnan ke-100 di putaran ke-7 dan sekjaligus mengambil alih pimpinan teratas sementara dengan total 131 angka.

Padahal, sebelum balapan Rossi sempat mengnutarakan kalau balapan di Assen ini cukup sulit. Pasalnya, karakter lintasan banyak tikungan dengan sudut kemiringan yang bervariasi. Kalau sampai melakukan kesalahaan, risikonya jatuh.

ternyata, The Doctor mampu melesat dengan mulus tanpa melalui perjuangan berat. Dihadapan sekitar 99 ribu penonton yang sebagian menudukungnya dengan mengnenakan seragam kuning dan nomor start 46, ia melesat tanpa ada keselahan sedikit oun

Tempat kedua direbut rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Meski start kurang mulus, tapi pebalap Spanyol ini bisa menunjukkan performanya. Sempat melorot satu tingkat jadi keempat, namun pada lap ketiga ia bisa menyalip Dani Pedrosa di lap ke-3.

Didukung tenaga motor dan settingan yang pas, Lorenzo dapat menggeser pebalap Ducati, Casey Stoner di lap-4. Ia kemudian coba mengejar rekan setimnya, Rossi namun upayanya tak berhasil. Kini ia menduduki peringkat kedua dengan 126 angka

Sementara tempat ketiga diduduki Stoner. Pebalap Australia itu sepertinya kurang mendapat dukungan dari tenaga motornya. Sirkuit Assen yang sarat dengan tikungan dan tidak memberi kesempatan pada pebalap untuk bisa menegakkan badan ini, sulit buat Stoner bisa memaksimalkan mesin Desmosedici GP9 yang cukup galak itu.
Stoner pun kini menduduki peringkat ketiga sementara dengan 122 angka

Honda gagal total
Pebalap andalan Honda Dani Pedrosa gagal menunjukkan performa terbaiknya. Ia terjatuh pada lap ketiga setelah disalip Jorge Lorenzo akibat menikung terlalu miring dan melebar.

Meski ketika start sempat melejit ke depan, namun tidak sampai setengah putaran, posisinya diambil alih oleh Casey Stoner. Pebalap Spanyol itu tampil tanpa didukung kondisi fisik yang prima lantaran cederannya yang belum pulih betul.

Dengan terjatuh kembali Dani, semakin kuat kemungkinan dirinya bakal didepak dari tim. Sinyal ini sudah ditunjukkan Honda dengan merekrut juara dunia 250 cc, Marco Simoncelli dari Italia.

Sesuai ketentuan, pebalap dari 250 cc tidak boleh langsung masuk ke tim pabrikan, harus melalui tim satelit. Makanya, tahun depan ia bergabung dengan tim Gresini.

Ternyata, Assen bukan sirkuit yang bersahabat bagi tim Repsol Honda. Pada lap ke-10, giliran Andrea Dovizioso terpental dari motornya. Padahal, pebalap kedua Honda sudah menduduki urutan keenam.

Korban keganasan dari trek Assen ini Mika Kallio. Menjelang putaran terakhir, pebalap asal Finlandia itu terlempar keras dari motornya saat menikung, Ia mengalami cedera pada pergelangan dan jari tangan kirinya.

Halaman Berikutnya »